Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Brazilian blowout adalah salah satu mode perawatan baru untuk rambut. Ledakan Brazil juga sering disebut sebagai bentuk keratin pengobatan, Teknik pelurusan rambut yang diklaim paling baru.

Hasil dari perawatan ini adalah rambut terlihat lurus secara alami dan tidak mudah kusut. Proses pelurusan ini hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Bagaimana Anda melakukannya? Apakah ada salahnya melakukan peduli ini untuk rambut?

Banyak yang bilang perawatan ini berbahaya karena mengandung formaldehyde tingkat tinggi. Simak dulu informasi lengkapnya berikut ini.

Blowout Brasil dan cara kerjanya untuk rambut

Brazilian blowout adalah perawatan yang digunakan untuk meluruskan rambut. Perawatan ini mengikat protein ke lapisan luar rambut, yang membantu menghaluskan, melindungi, dan melembutkan rambut.

Secara detail, sebenarnya proses ledakan Brazil ini menggunakan krim yang mengandung protein dari campuran asam amino.

Sebelum memulai, rambut Anda akan dikeramas dan dikeringkan hingga 80 persen. Kemudian, oleskan krim keratin ke seluruh rambut Anda dan biarkan mengering beberapa saat.

Nah, setelah produk krim keratin mengering rambut dipanaskan dengan flat iron yang bertujuan agar rambut terlihat lebih lurus dan teratur.

Dalam proses inilah keratin diharapkan dapat menembus folikel rambut. Sehingga dengan bahan alami tersebut, rambut tidak rusak meski dipanaskan dengan flat iron.

Setelah mengoleskan krim dan meluruskan rambut dengan alat, rambut akan dibilas dengan kondisioner. Kemudian dikeringkan, untuk membuat rambut lebih rapi dan tebal. Prosesnya hanya membutuhkan waktu sekitar 90 menit.

Salah satu kelebihannya, rambut dengan brazilian blowout akan bertahan selama 3-4 bulan. Kemudian setelah proses tersebut, Anda bebas melakukan apa saja pada rambut Anda, seperti menyisir, menjepit, atau bahkan menekuk rambut Anda.

Rambut Anda tidak akan menimbulkan lekukan atau jepit, karena menggunakan proses pelurusan yang menggunakan krim berbahan keratin, bahan alami yang sudah ada pada rambut Anda.

Bahaya formaldehida, pemicu kanker

Meski diklaim menggunakan bahan alami untuk rambut, proses pelurusan rambut brazil tetap memiliki bahaya tersendiri.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) di Amerika Serikat, setara dengan Badan POM di Indonesia, telah melarang metode pelurusan rambut jenis ini pada tahun 2011 silam.

Formaldehida, bahan yang digunakan untuk membalsem atau mengawetkan tubuh, ditemukan dalam krim tiup Brasil.

Formaldehida (juga dikenal sebagai formaldehida) hanya dapat digunakan dalam dosis 0,2 persen untuk penggunaan produk kosmetik. Sayangnya, pada Brazilian blowout cream, penggunanya jauh melebihi batas dosis, yakni sebanyak 8 hingga 12 persen di setiap merek produk yang berbeda.

Dalam hasil pengujian, bahan ini bisa menimbulkan efek samping tertentu seperti sakit mata, sesak napas, dan kasus rambut rontok.

Selain itu, bahan formaldehida ini juga dikaitkan dengan risiko kanker dan tergolong berpotensi sebagai karsinogen (pemicu kanker).

Para ahli tidak tahu pasti apa efek jangka panjang formaldehida terhadap kesehatan manusia. Namun, di laboratorium yang meneliti efek formaldehida pada hewan, telah ditunjukkan bahwa formaldehida kanker.

Paparan formaldehida tingkat tinggi karena faktor lingkungan di tempat kerja (pabrik atau pekerja medis, misalnya) juga dikaitkan dengan sejumlah kanker pada manusia. Namun, efek jangka panjang formaldehida dalam jumlah kecil masih belum diketahui.

Postingan Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Sabun Susu Kambing Lebih Baik dari Sabun Mandi Biasa, Benarkah?