Posisi Tidur Bayi yang Baik dan Benar Sesuai Usianya

Posisi Tidur Bayi yang Baik dan Benar Sesuai Usianya

Mama Papa pasti tahu, bahwa diawal hingga 3 bulan kehidupan bayi 80 persennya dihabiskan untuk tidur. Biasanya nih, bayi baru lahir akan tidur selama 16-20 jam per hari. Nah, dari waktu tidurnya tersebut apakah tidur mereka berkualitas? Nah, kualitas tidur bayi bisa ditentukan dari tempat tidurnya, suasana serta posisi tidur bayi terbeut Mampaps.

Ragam Posisi Tidur Bayi

Nah, kali ini kita akan membahas mengenai posisi tidur bayi yang baik dan benar sesuai usia mereka agar mendapatkan kualitas tidur yang baik dan nyaman tentunya. Mengapa sesuai usia? Hal ini di karenakan tingkat kematangan organ anak yang berbeda-beda, inilah yang menjadi alasan mengapa posisi tidur anak selalu berganti mengikuti pertambahan usianya.

Baca Juga: Posisi Tidur yang Aman untuk Bayi

Lalu bagaimana sih posisi tidur anak yang baik dan benar? Yuk, simak penjelasan berikut:

Terlentang

sumber gambar: littlebabylife.com

Pada usia 0-3 bulan, Si Kecil belum mampu untuk memutar tubuhnya. Selain itu, ia juga belum mampu untuk membuat gerakan-gerakan lain yang kompleks pada tubuhnya. Posisi tidur dengan cara terlentang ini memang paling dianjurkan, karena dapat mengurangi risiko kematian akibat Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Tetapi, kekurangannya Si Kecil akan lebih mudah terbangun dan kaget.

Untuk mengatasinya, Mampaps bisa membedong si kecil atau menaruh bantal yang cukup ringan di atas tubuhnya. Eits… pastikan untuk selalu melihat dan menjaga si kecil walau sedang tertidur ya Mampaps.

Miring

sumber gambar: nanubedtime.com

Semakin bertambahnya usia Si Kecil, saat usia 3 hingga 4 bulan ia sudah mampu untuk memposisikan badan miring ke kiri dan ke kanan. Nah, posisi ini sangat disukai oleh Si Kecil loh Mampaps! Karena akan membuat mereka tidur dengan nyenyak dan tenang.

Namun, dianjurkan untuk memiringkan Si Kecil menghadap ke arah kanan karena ASI yang telah diminum akan langsung masuk ke lambung. ASI atau makanan lain yang dikonsumsi oleh Si Kecil akan lebih mudah dicerna karena posisi ini membuat saluran pencernaan bekerja dengan baik.

Baca Juga: Ingin Pola Tidur Bayi Teratur? Coba Sleep Training, Yuk!

Tengkurap

sumber gambar: mommyshines.com

Di usianya di atas 5 bulan, Si Kecil sudah mampu untuk tengkurap sendiri loh Mampaps. Nah, biasanya ia juga akan tidur dengan posisi ini. Namun, Mampaps harus tetap waspada dan hati-hati ya! Karena posisi ini menjadi penyebab utama kematian pada bayi akibat terkena SIDS. Namun, posisi ini juga memiliki manfaatnya seperti bayi dapat tidur dengan nyenyak, perkembangan motorik berjalan dengan baik dan bayi menjadi jarang menangis karena tidak mudah terbangun.

Baca:  Kuis: Jajanan Kekinian yang Sesuai Kepribadianmu

Jika Si Kecil tidur dengan posisi ini, sebaiknya Mampaps selalu memperhatikan dan membantunya saat susah membalikan badan ya.

Posisi Tidur bayi dengan Kepala Tidak Tinggi

sumber gambar: momjunction.com

Selain 3 posisi di atas, ada posisi tidur yang tidak dianjurkan untuk Si Kecil usia di bawah 9 bulan Mampaps, yaitu posisi kepala yang tidak tinggi, biasanya posisi ini adalah posisi menggunakan bantal. Mengapa penggunaan bantal tidak dianjurkan untuk bayi? Karena penggunaan bantal berisiko penyebab terjadinya gumoh dan mengundang bahaya sesak nafas sehingga bisa SIDS. Nah, jika Mampaps ingin menggunakan bantal untuk si kecil ada baiknya digunakan saat anak berusia 9 bulan ke atas.

Baca Juga: Bayi Susah Tidur? Mungkin Telinganya Sedang Infeksi!

Bagaimana Mampaps? Sudah benar belum nih posisi tidur si kecil di rumah? Nah, tahukah Mampaps, menjaga kuantitas dan kualitas tidur si kecil dengan baik dan nyaman akan membantu menjaga kesehatan mental dan fisik si kecil.

The post Posisi Tidur Bayi yang Baik dan Benar Sesuai Usianya appeared first on Mamapapa.id.