Kaya Antioksidan dan Penuh Nutrisi, Inilah 5 Manfaat Peterseli

Peterseli atau lebih dikenal dengan nama peterseli merupakan tumbuhan yang sering digunakan sebagai bahan makanan. Selain bisa meningkatkan rasa, ternyata peterseli juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, lho! Apa manfaatnya?

Manfaat peterseli ternyata kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh

Dilansir dari Healthline, 8 gram yang setara dengan dua sendok makan peterseli dapat memenuhi sekitar 12% kebutuhan vitamin A dan 16% kebutuhan vitamin C harian yang direkomendasikan.

Padahal, porsi ini juga melebihi asupan vitamin K yang direkomendasikan dalam satu hari dengan kandungan 154 persen.

Peterseli juga merupakan sumber magnesium, kalium, zat besi dan kalsium yang tentunya sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Berikut manfaat yang bisa didapat dari berbagai ramuan tersebut.

1. Menjaga kesehatan tulang

meningkatkan kepadatan tulang

Anda mungkin tidak menyangka akan manfaat peterseli yang satu ini. Namun tak kalah dengan susu dan ikan, peterseli juga bisa membantu menjaga kekuatan dan kesehatan tulang Anda.

Kandungan vitamin K yang tinggi dalam peterseli membantu membangun tulang yang lebih kuat dengan mendukung pembentukan sel yang disebut osteoblas.

Vitamin K juga mengaktifkan protein tertentu yang berfungsi meningkatkan kepadatan mineral tulang.

Seperti diketahui, kekurangan konsumsi vitamin K menyebabkan seseorang berisiko lebih tinggi mengalami berbagai masalah seperti osteoporosis atau patah tulang.

Dengan mengonsumsi vitamin K, tulang akan bekerja lebih baik dalam menyerap kalsium. Salah satunya vitamin ini bisa didapatkan dari peterseli.

2. Mengandung antioksidan pencegah penyakit

Manfaat peterseli berikutnya adalah kandungan antioksidannya yang tinggi yang membantu melawan radikal bebas penyebab penyakit. Selain vitamin C, kandungan antioksidan utama yang terdapat pada peterseli adalah flavonoid dan karotenoid.

Vitamin C yang ada dalam peterseli akan membantu melindungi sel-sel tubuh agar tidak rusak. Sementara itu, karotenoid dalam beberapa penelitian telah terbukti dapat menurunkan risiko penyakit tertentu seperti kanker paru-paru.

Penelitian lain menunjukkan bahwa peterseli yang diekstrak berpotensi memiliki manfaat antibakteri. Dengan uji coba yang dilakukan di tabung reaksi, ekstrak peterseli menunjukkan efek antibakteri yang cukup signifikan terhadap ragi, jamur, dan bakteri penyebab infeksi seperti S. aureus.

3. Membantu mengurangi resiko diabetes

gaya hidup menyebabkan orang kota diabetes

Kadar gula darah yang meningkat dapat meningkatkan risiko beberapa masalah kesehatan seperti resistensi insulin yang dapat memicu diabetes.

Baca:  Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Untungnya, peterseli mengandung sejenis flavonoid yang disebut myricetin yang dikatakan dapat menurunkan kadar gula darah.

Dalam percobaan yang dilakukan pada sekelompok tikus dengan diabetes tipe 1, konsumsi peterseli terbukti dapat menurunkan glukosa dan meningkatkan fungsi pankreas.

Meskipun harus diuji lagi untuk mengetahui efeknya pada manusia, makan peterseli dalam jumlah sedang dapat membantu Anda menjaga kadar gula darah.

4. Membantu menjaga kesehatan jantung

penyakit jantung rematik

Karotenoid dan antioksidan yang ada dalam peterseli juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Karotenoid menurunkan faktor-faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung seperti peradangan kronis, tekanan darah, dan kadar kolesterol LDL yang tinggi.

Ditambah lagi konsumsi peterseli dapat membantu memenuhi asupan vitamin B9 yang kaya akan manfaat sebanyak 11% dari total kebutuhan harian. Asupan vitamin B9 yang cukup masih dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Vitamin B9 dipercaya dapat melindungi jantung dengan mengurangi kadar asam amino homosistein yang dapat mempengaruhi fungsi arteri.

5. Peterseli memiliki manfaat untuk mencegah kanker

manfaat peterseli

Manfaat ini diketahui dari penelitian yang menunjukkan potensi peterseli dalam menghambat efek amina heterosiklik yang memicu kanker. Komponen amina heterosiklik biasanya muncul pada daging yang dipanggang pada suhu tinggi.

Antioksidan juga akan menurunkan tingkat stres oksidatif dalam tubuh.

Perlu diketahui, stres oksidatif adalah suatu kondisi di mana tubuh memiliki lebih banyak kadar radikal bebas daripada antioksidan. Adanya kondisi tersebut dapat menimbulkan jenis kanker tertentu seperti kanker usus besar.

Meski sejumlah manfaat yang diberikan peterseli baik untuk tubuh, sebaiknya Anda mengkonsumsinya dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan. Untuk amannya, Anda juga perlu menyimpan peterseli dengan tepat.

Peterseli bertahan satu hingga dua minggu pada suhu kamar atau di lemari es. Peterseli kering akan bertahan selama setahun jika Anda meletakkannya di tempat yang sejuk dan gelap.

Postingan Kaya Antioksidan dan Penuh Gizi, Inilah 5 Manfaat Peterseli muncul pertama kali di Hello Sehat.