Ibuprofen, Si Pereda Demam dan Nyeri yang Aman untuk Anak-anak

Ibuprofen adalah obat yang biasa digunakan untuk mengobati demam Pada anak-anak. Demam dan nyeri merupakan keluhan yang cukup sering terjadi pada masa kanak-kanak. Demam atau nyeri pada bayi sering terjadi secara tiba-tiba sehingga mengganggu aktivitas si kecil dan tentunya membuat cemas bapak dan ibu.

Demam yang tinggi dan terus menerus dapat menyebabkan anak menjadi gelisah, dehidrasi, nafsu makan berkurang, bahkan dapat memicu kejang pada anak-anak tertentu (terutama untuk anak itu yang memiliki bakat kejang demam dalam keluarga).

Penyebab nyeri pada anak dapat dipicu oleh proses infeksi (seperti radang tenggorokan / sakit kepala), trauma (seperti nyeri pada tulang atau otot setelah terjatuh), atau setelah prosedur seperti pembedahan.

Meski begitu, orang tua tetap perlu menghadapi demam yang menyerang anak dengan beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah. Salah satunya dengan pemberian obat yang mengandung ibuprofen.

Mengobati demam anak dengan ibuprofen

Anak itu sakit demam imunisasi polio

Ibuprofen merupakan salah satu pilihan obat yang tepat dan aman untuk meredakan demam atau nyeri pada anak. Sebuah studi meta-analisis yang diterbitkan oleh National Library of Medicine membuktikan ibuprofen memiliki profil keamanan dan tingkat toleransi yang sama dengan parasetamol..

Meskipun ibuprofen dilaporkan memiliki risiko gangguan saluran cerna bagian atas, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara ibuprofen dibandingkan dengan parasetamol, terhadap risiko gangguan saluran cerna..

Selain itu, ibuprofen belum terbukti terkait dengan morbiditas terkait asma, risiko kardiovaskular, atau masalah ginjal. Inilah hal-hal yang menjadikan ibuprofen pilihan terbaik untuk Anda menurunkan demam pada anak.

Keunggulan ibuprofen dibandingkan parasetamol

Selain menurunkan demam, ibuprofen memiliki kelebihan dalam mengatasi nyeri. Penelitian telah menunjukkan bahwa ibuprofen dapat meredakan nyeri yang baik dari dua jam setelah pemberian. Nyeri ini termasuk nyeri ringan sampai sedang, seperti nyeri saat sakit gigi atau setelah pencabutan gigi dan sakit kepala.

Ibuprofen (NSAID) juga terbukti mengontrol demam lebih baik dari parasetamol (analgesik) dalam waktu empat jam setelah administrasi. Padahal, ibuprofen juga bisa meredakan peradangan yang menyerang anak, karena bisa juga berfungsi sebagai anti inflamasi.

Jika mengalami demam, anak di bawah usia 6 tahun sebaiknya mengonsumsi obat yang mengandung 100 mg ibuprofen. Sedangkan anak usia di atas 6 tahun dapat meminum obat demam yang mengandung ibuprofen 200 mg.

Obat dengan dosis ibuprofen di atas dipercaya memiliki kerja cepat dalam waktu 30 menit untuk menurunkan demam. Faktanya, ia memiliki efek pengobatan yang lama, yang dapat bertahan hingga 6 hingga 8 jam setelah meminumnya.

Tak hanya itu, penggunaan obat dengan dosis ibuprofen di atas juga lebih praktis. Orang tua hanya perlu memberikannya setiap 6 sampai 8 jam sekali. Hal ini dapat menguntungkan anak-anak dan orang tua karena mereka dapat beristirahat dengan lebih tenang dan lebih lama.

Saat ini ibuprofen sangat mudah didapat karena tergolong obat Over-The-Counter (OTC) atau dibeli secara bebas tanpa resep dokter. Ibuprofen tersedia dalam bentuk tablet (untuk dewasa) dan bentuk sirup, sehingga memudahkan anak-anak untuk mengkonsumsinya dengan varian rasa yang bersahabat, seperti jeruk, stroberi, atau perasa buah lainnya. Harga sediaan obat ini juga cukup terjangkau.

Semoga tidak sungkan memberikan ibuprofen jika diperlukan untuk mengatasi demam bayi.

Postingan Ibuprofen, The Safe Relief for Fever and Pain for Children muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Cara Mengatasi Gigi Goyang yang Efektif dengan Bahan Alami atau Obat