Hai Pengguna Jalan Wonogiri, Tilang Lalu Lintas Berbasis CCTV Sudah Berlaku Loh

Hai Pengguna Jalan Wonogiri, Tilang Lalu Lintas Berbasis CCTV Sudah Berlaku Loh
Tiket lalu lintas Wonogiri

Solopos.com, WONOGIRI – Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Wonogiri telah memberlakukan tiket berdasarkan rekaman kamera pengintai atau televisi sirkuit tertutup (CCTV).

Pengenaan tiket sebagai bagian dari pelaksanaan penegakan hukum lalu lintas elektronik atau ETLE meliputi tiga persimpangan yang ada di wilayah kota Wonogiri.

Ada pelanggar yang sudah ditilang menggunakan cara ini. Polisi mengimbau pengguna jalan untuk mengatur lalu lintas saat bepergian kemana saja.

Jenazah pemuda Karanganyar ditemukan di Jebres Solo dengan posisi berpelukan

Kepala Bidang Pengembangan Operasional Satlantas Polres Wonogiri, Iptu Darmin, kepada Solopos.comRabu (7/10/2020), diinformasikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kebijakan tilang berbasis CCTV kepada warga Wonogiri.

Sosialisasi dilakukan melalui berbagai media, baik media sosial maupun media sosial. Kamera pengintai dukungan ETLE dipasang di tiga persimpangan. Ketiganya adalah perempatan Ponten, perempatan Wonokarto atau di dekat Mabes Polres Wonogiri Kota.

Banyak yang terkena

Terakhir, pertigaan Krisak dekat Terminal Giri Adipura, Krisak, Singodutan, Selogiri. Menurut Darmin, cukup banyak pengguna jalan yang ditilang dengan sistem ETLE.

Satgas Covid-19 Solo Kampanye 4M Hentikan Penularan Virus Corona, Ada Saja?

“Ada puluhan pengguna jalan yang sudah ditilang,” kata Darmin mewakili Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri, AKP Indra Hartono.

Darmin melanjutkan, penerapan tilang lalu lintas secara elektronik dipantau petugas dari Polres Wonogiri. Saat menemukan pelanggaran, petugas memperbesar gambar kendaraan untuk mendeteksi plat nomor tersebut.

Setelah itu petugas akan mendata data kendaraan untuk keperluan perbaikan. Prosesnya cepat sehingga bisa diselesaikan sebelum kendaraan melintas lagi.

Pantang Berdiri, Kasus Positif Covid-19 di Kota Solo Tambah 339 Orang Dalam 37 Hari

Pelanggaran dituntut, misalnya tidak memakai helm dan menghentikan kendaraan melebihi batas aman. Petugas juga menilang pengemudi yang tidak memakai sabuk pengaman.

“Kamera bisa melihat pengemudi [sopir]. Jadi kalau tidak pakai safety belt pasti petugasnya tahu, ”imbuh Darmin.

Surat Pemberitahuan

Ia menjelaskan penerapan karcis lalu lintas berbasis elektronik atau ETLE Wonogiri berdasarkan pelat nomor kendaraan. Petugas akan mengirimkan surat pemberitahuan tiket tersebut kepada pemilik kendaraan.

Baca:  Bawa Nama Megawati, Golkar Klaten: Pasangan Sri Mulyani & Yoga Hardaya di Pilkada Sudah Fixed!

Desak Penyebaran Covid-19, Satgas Sukoharjo Perluas Cakupan Uji Usap, Ini Tujuannya

Setelah menerima surat tersebut, pemilik / pelanggar kendaraan harus segera mendatangi Mabes Satlantas untuk memproses pembayaran tiket ke petugas atau ke bank. Jika kendaraan yang telah ditilang bukan atas nama pelakunya, sistem akan mencatatnya.

Pelanggar akan tahu bahwa mereka mendapat tiket saat membayar pajak. Sebelum membayar pajak, pelanggar wajib melunasi pembayaran dendanya terlebih dahulu.

Denda dari pelaku langsung masuk ke kas negara, kata Darmin.

UU Cipta Kerja Omnibus Law Jadi Polemik, Ketua Ormas Tikus Pithi Hanata Baris: DPR Harus Beri Penjelasan

Ia mengimbau kepada pengguna jalan Wonogiri agar mengatur lalu lintas agar tidak terkena tilang. Bukan hanya pelanggaran tidak memakai helm, melawan arus, dan tidak memakai sabuk pengaman yang ditilang secara elektronik.

Pengguna jalan yang ngebut akan otomatis ditilang. Darmin memastikan penomoran dengan kamera perekam kecepatan atau speedcam juga langsung berlaku.

Speedcam tersebut antara lain telah dipasang di jalan raya Sukoharjo-Wonogiri dari Kantor Kecamatan Selogiri hingga perempatan Krisak.

Sah! UNS Solo Resmi Menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum

Konektivitas Jaringan Internet

Kamera canggih tersebut akan dioperasikan oleh Dinas Lalu Lintas Polda Jawa Tengah. Kamera akan menangkap gambar kendaraan yang melaju lebih dari 80 km / jam secara otomatis.

Informasi dari Ditlantas, penegakannya masih menunggu konektivitas jaringan internet. Yang pasti akan diberlakukan nomor yang menggunakan speedcam. Oleh karena itu, pengguna jalan harus memenuhi batas kecepatan maksimal, kata Darmin.

10 Tahun Hilang di Remaja Sragen, Terpisah dari Keluarga: Ngamen sampai Dipukuli

Warga Wonoboyo, Kabupaten Wonogiri, Sutrisno, mengaku tidak tahu ETLE itu sudah berlaku. Sebelumnya dia hanya mendengar kabar bahwa Polres Wonogiri akan menerapkan ETLE.

Menurutnya, polisi perlu melakukan sosialisasi lebih masif agar masyarakat luas tahu, sehingga tidak heran saat tiba-tiba mendapat tilang pulang.

Postingan Hai Pengguna Jalan Wonogiri, Tiket Lalu Lintas Berbasis CCTV Sudah Berlaku muncul pertama kali di Solopos.com.