Berbagai Manfaat Berkumur Dengan Air Garam

Setiap orang Indonesia pasti menyimpan natrium klorida alias garam di dapur rumahnya. Peran biji-bijian putih ini untuk penyedap masakan tidak perlu diragukan lagi. Namun garam memiliki banyak manfaat selain sebagai "senjata" di dapur. Dilarutkan dengan air hangat, butiran asin ini juga bisa menjadi senjata Anda untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Berkumur dengan air asin sudah menjadi tradisi lama

manfaat air garam untuk kesehatan mulut

Era peradaban tidak mengenal sikat gigi dan pasta gigi. Namun, itu berarti bahwa orang zaman dulu tidak peduli dengan kebersihan gigi dan mulutnya.

Larutan air asin telah digunakan untuk berkumur sejak 5.000 tahun sebelum masehi oleh bangsa Romawi dan Yunani Kuno.

Maju cepat beberapa abad kemudian, dokumentasi dari buku Cara Herbal Ayurveda mencatat bahwa larutan air asin juga digunakan oleh orang Cina dan India Kuno untuk membersihkan mulut. Beberapa catatan catatan bahkan melaporkan menambahkan beberapa tetes cuka ke air garam untuk berkumur.

Manfaat berkumur dengan air garam

garam menyebabkan hipertensi

Natrium klorida secara alami bersifat osmotik yang berfungsi menyerap cairan dalam jaringan atau sel. Bagian dalam mulut manusia terdiri dari jaringan lembab (lapisan mukosa). Kelembaban ini membuat mulut menjadi lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan bakteri.

Nah saat kita bilas dengan air garam, natrium klorida akan menyerap kelebihan cairan di mulut, membuatnya kering. Lingkungan di dalam mulut sudah kering sehingga tidak ideal lagi bagi bakteri untuk bertahan hidup. Bakteri kemudian akan berhenti berkembang biak, dan akhirnya mati.

Berikut beberapa potensi manfaat berkumur dengan air garam untuk kesehatan mulut:

1. Meredakan sakit gigi

Jika Anda sedang sakit gigi, Anda tidak bisa langsung pergi ke dokter gigi. Dokter hanya bisa mengobatinya jika gigi sudah tidak sakit lagi. Jadi bisa cepat bilas dengan air garam untuk mengobati sakit gigi.

2. Mengatasi radang tenggorokan

Berkumur dengan air garam hangat dapat meredakan nyeri dan gatal akibat sakit tenggorokan (faringitis). Cara kerjanya sama seperti saat merawat sakit gigi.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, garam menyerap air yang terdapat pada selaput lendir. Tenggorokan kita juga ditutupi oleh selaput ini. Nah, membran yang mengering tidak lagi ideal bagi bakteri untuk bertahan hidup dan akhirnya mati. Penyerapan air ini juga dapat membantu mengurangi efek peradangan sehingga tenggorokan terasa lebih lega.

Masalah radang tenggorokan, tonsilitis, dan masalah tenggorokan lainnya juga bisa diatasi dengan berkumur air garam.

3. Meredakan hidung tersumbat

Berkumur dengan air garam juga bisa meredakan hidung tersumbat akibat masuk angin. Selain membunuh bakteri penyebab infeksi, larutan air asin ini juga mencairkan lendir yang menumpuk di hidung.

Masalah hidung tersumbat karena gejalanya bronkitisinfeksi sinus, dan reaksi alergi juga akan berkurang dengan cara ini.

3. Singkirkan bau mulut

Mulut berbau adalah istilah medis untuk bau mulut. Hal tersebut bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti makanan atau gangguan kesehatan tertentu.

Berkumur dengan air garam dapat menetralkan bakteri penyebab bau mulut akibat makanan. Garam dapat mengubah pH mulut sehingga menghambat produksi mikroorganisme bakteri yang membuat bau mulut.

Namun, jika masalah Anda disebabkan oleh penyakit atau kondisi yang lebih serius, metode ini mungkin hanya efektif untuk sementara. Bau mulut yang merupakan komplikasi dari penyakit tidak langsung hilang hanya dengan berkumur. Penyakit yang mendasari harus ditangani terlebih dahulu oleh dokter sampai sembuh.

4. Meredakan nyeri gusi

Selain mengobati sakit gigi, berkumur dengan larutan air garam juga bisa meredakan nyeri gusi akibat radang gusi.

Gingivitis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan gusi bengkak, meradang, dan berdarah akibat infeksi bakteri. Ada baiknya berkumur setiap hari untuk mengobati gusi yang meradang.

5. Mengatasi masalah lidah

Terkadang, lidah bisa terlapisi plak putih jika kita tidak rajin membersihkannya. Jangan khawatir dulu! Lapisan putih yang ada di permukaan lidah bisa dihilangkan dengan berkumur dengan air garam.

Berkumur dengan air garam bahkan bisa menyembuhkan luka bakar di lidah. Ini karena senyawa natrium klorida dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan.

Namun dosis garam untuk mengatasi masalah luka bakar lidah sebaiknya kurang dari biasanya agar tidak memperburuk kondisi.

Cara menggunakan air garam untuk berkumur

Ada beberapa cara membuat atau mencampur air garam untuk berkumur. Namun, Anda bisa menggunakan salah satu resep yang paling mudah, yaitu:

  • Larutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat (250 ml). Kurangi menjadi 3/4 sdt untuk mengobati luka bakar di lidah. Gunakan garam murni tanpa campuran MSG atau bumbu lainnya.
  • Berkumurlah ke seluruh bagian mulut dan tahan di sekitar area yang sakit selama 20-30 detik.
  • Lelehkan air mulut setelah selesai, jangan ditelan. Jika untuk mengobati sakit tenggorokan, telan sedikit saja.
  • Ulangi berkumur sekali lagi, dan tahan selama 30 detik. Ini akan menghilangkan sisa-sisa makanan yang menempel di celah-celah gigi dan membunuh bakteri penyebab plak.
  • Lelehkan air bilasan dan selesaikan dengan menyikat gigi, dan menggunakan benang gigi (flossing).

Beberapa orang menambahkan sejumput soda kue ke setengah sendok teh air garam hangat. Ini bisa membantu memutihkan gigi.

Bahan lain yang bisa dipadukan dengan garam adalah hidrogen peroksida, minyak kelapa, sari lidah buaya, wijen, atau minyak bunga matahari. Namun, tidak disarankan untuk mencampurkan bahan-bahan tersebut tanpa berkonsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu.

Berapa kali sehari Anda dapat menggunakan air asin sebagai obat kumur?

Anda bisa membilas mulut dengan air garam hingga empat kali sehari untuk membersihkan mulut dan gigi. Bumbu dapur ini memiliki khasiat antibakteri yang secara efektif dapat membunuh kuman penyebab berbagai masalah pada mulut, gusi dan gigi.

Garam juga bersifat isotonik dan tidak menyebabkan iritasi pada selaput lendir. Itu sebabnya dokter gigi umumnya juga menggunakan larutan air garam untuk membilas pasiennya '. mulut setelah prosedur pencabutan gigi.

Sebelum menggunakan air garam ini untuk membersihkan mulut, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui. Pertama, jangan terlalu banyak menambahkan garam ke airnya, karena jika digunakan secara berlebihan justru bisa membahayakan tubuh.

Jangan menelan air garam dalam jumlah besar

Menurut Metabolisme Manusia dalam Kesehatan dan Penyakit Biokimia Medis, berkumur dengan air garam dan kemudian muntah tidak akan membahayakan. Namun, sering kali menelan garam dalam jumlah besar dapat membahayakan kesehatan.

Menelan air garam sebagian besar dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, bahkan muntah. Sebagian besar asupan garam dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Menurut rilis media dari Kementerian Kesehatan Indonesia, batasi asupan garam Anda hanya 1 sendok teh sehari. Batasan ini termasuk porsi garam untuk berkumur, memasak, dan apa yang ditemukan dalam makanan / camilan harian Anda.

Apakah lebih baik berkumur dengan obat kumur atau air garam?

obat sariawan

Dr. Daniel L. Orr II, kepala departemen bedah mulut di Sekolah Kedokteran Gigi Las Vegas, Amerika Serikat, mengatakan bahwa larutan garam hangat lebih baik untuk membersihkan mulut daripada mouhtwash.dll.

Namun, orang masih tidak keberatan menggunakan obat kumur. Asalkan obat kumur tersebut tidak mengandung alkohol. Obat kumur dengan kandungan alkohol tinggi dapat mengiritasi gusi dan mulut. Alkohol dalam obat kumur juga dapat meningkatkan risiko keracunan bagi anak yang tidak sengaja meminumnya. Berbeda dengan air asin yang aman jika tertelan sedikit.

Cara mengetahui apakah produk obat kumur Anda mengandung alkohol adalah dengan berkumur. Cobalah berkumur dengan obat kumur seperti biasa dan tahan di mulut Anda selama lebih dari 1 menit. Apakah Anda mengalami sensasi terbakar di mulut saat berkumur dan setelah membuangnya? Jika ya, berarti obat kumur Anda mengandung alkohol tinggi.

Baca:  Tak Sengaja Kena Air Panas? Cepat Obati Lukanya dengan 4 Langkah Ini

Namun faktanya, meski lebih baik berkumur dengan obat kumur komersial atau air garam, Anda tetap perlu menggosok gigi secara rutin untuk menjaga kebersihan mulut. Jangan lupa rajin juga flossing, Iya!

Manfaat garam selain untuk berkumur

rendam kaki dengan garam

Selain dari memasak, menjaga dan menjaga kebersihan mulut, garam sebenarnya memiliki peran penting lain bagi tubuh. Apakah mereka?

1. Lulur kulit

Garam merupakan agen pengelupas yang dapat mengangkat sel kulit mati. Untuk membuat lulur alami, Anda bisa mencampurkan 1 sendok teh garam dengan 1/2 cangkir gel lidah buaya yang melembabkan kulit. Anda juga bisa menambahkan 1-2 tetes minyak esensial lavender.

Aduk rata, lalu usapkan ke seluruh tubuh dengan pijatan lembut. Setelah itu baru bilas sampai bersih dengan air.

2. Merawat kuku

Siapa yang menyangka bumbu dapur ini bisa mengobati kuku? Di salon kecantikan kuku, garam sering kali dicampur dengan air hangat serta tangan dan kaki Anda sebagai air rendaman untuk melembutkan kutikula sebelum melakukan pedikur atau manikur.

Ramuan ini bisa Anda buat sendiri untuk merawat kuku. Untuk melakukannya, campurkan satu sendok teh garam, satu sendok teh soda kue, satu sendok teh jus lemon, dan setengah cangkir air hangat dalam mangkuk kecil. Aduk rata.

Rendam kuku dalam larutan tersebut selama 10 menit, lalu gosok dengan sikat lembut. Bilas tangan, dan keringkan dengan handuk.

3. Untuk masker wajah

Kombinasi garam dan madu memiliki sifat anti inflamasi yang dapat melembabkan kulit kering. Keduanya bekerja untuk menyeimbangkan produksi minyak dan menjaga cadangan air di lapisan kulit terdalam.

Anda bisa menggunakan campuran dua sendok teh garam laut yang digiling halus dengan empat sendok teh madu mentah untuk membuat campuran masker. Setelah selesai, oleskan ramuan tersebut secara merata pada kulit yang telah dibersihkan dan dikeringkan. H.Indari mata. Diamkan selama 10-15 menit.

Untuk membilasnya, rendam waslap dalam air hangat dan peras. Letakkan waslap di wajah Anda dan tahan selama 30 detik sebelum digosok dengan lembut.

Gunakan jari Anda untuk mengupas masker kering. Anda juga bisa memijat wajah dengan gerakan memutar.

4. Cuci hidung

Jika Anda tidak memiliki saline di rumah untuk membasuh hidung, Anda bisa membuatnya sendiri larutan garam. Alat yang Anda butuhkan adalah garam tanpa yodium, soda kue, dan neti pot. Jika Anda tidak memiliki neti pot, tukar dengan pipet dan botol atau wadah plastik.

Begini caranya:

  • Campurkan 3 sendok teh herba non-yodium dan satu sendok teh soda kue dalam wadah atau toples kecil yang bersih.
  • Tuang satu sendok teh campuran garam dan soda kue ke dalam secangkir air bersih, mendidih, dan didinginkan.
  • Setelah itu, masukkan larutan garam ke dalam neti pot dan cuci hidung Anda.

Cara mencuci hidung adalah dengan sedikit menundukkan kepala, lalu miringkan ke kanan. Setelah itu masukkan ujung neti pot ke dalam hidung kanan Anda. Peras semprotannya dan biarkan air mengalir ke hidung kiri. Lakukan ini hingga satu kali sehari sebelum tidur agar hidung bersih.

Postingan Aneka Manfaat Berkumur Dengan Air Garam muncul pertama kali di Hello Sehat.