7 Langkah yang Perlu Dilakukan Saat Timbul Keinginan Bunuh Diri

Masalah akan selalu menghampiri kita, apakah kita siap atau tidak. Oleh karena itu, berpikir positif sangat dianjurkan untuk menguatkan jiwa kita agar tidak putus asa. Namun seringkali saat kita merasa remuk, kita tidak tahu harus berbuat apa lagi, terkadang kita berpikir “liar” untuk mengakhiri hidup kita. Kami merasa kami tidak bisa lagi bertahan, seolah-olah masalah yang kami hadapi tidak pernah menemukan titik terang. Ada beberapa ciri bunuh diri, seperti depresi, impulsif, dll.

Mengapa ada pikiran untuk bunuh diri?

Mungkin pikiran tentang kematian telah terlintas di benak Anda, meskipun hanya sekali atau sekilas. Ada kesalahpahaman tentang kematian. Orang yang bunuh diri terkadang tidak ingin mengakhiri hidupnya, mereka ingin mengakhiri rasa sakitnya. Inilah yang dikenal sebagai keputusasaan dan keterasingan.

Ada rasa menyendiri saat menghadapi masalah, padahal sebenarnya sudah punya teman. Ada yang namanya suara hati kritisDi sini seseorang akan berpikir secara tidak rasional, suara-suara muncul bahwa dia seharusnya tidak hidup, dan orang lain akan memiliki kehidupan yang lebih baik tanpa kehadirannya. Sayangnya, terkadang dalam keadaan darurat, seseorang mungkin mempercayai suara-suara ini.

Hal yang perlu Anda ingat adalah bahwa setiap masalah hanya bersifat sementara, perasaan putus asa itu akan hilang begitu saja ketika semuanya berakhir. Selalu ada harapan, meski sangat kecil. Lantas, apa yang harus dilakukan saat merasa putus asa? Yang pertama adalah memastikan Anda aman.

Apa saja rencana aman yang harus Anda miliki saat Anda ingin bunuh diri?

Berikut beberapa cara membuat rencana yang aman untuk diri sendiri saat muncul pikiran untuk bunuh diri, seperti:

  • Sadari saat Anda merasa tidak enak. Kecemasan dan pikiran gelap muncul ke permukaan. Cobalah untuk menerima perasaan tersebut saat pertama kali Anda menyadarinya. Ini akan memudahkan Anda untuk menenangkan perasaan tersebut
  • Rencanakan sesuatu yang akan membantu Anda saat Anda mulai merasa tidak enak. Buat rencana yang dapat mengalihkan perasaan ingin bunuh diri; perasaan pasif dan terisolasi
  • Pikirkan tentang aktivitas apa yang membuat Anda merasa lebih baik? (Misalkan Anda pergi ke film komedi, memasak, merawat taman). Lalu, dengan siapa Anda akan pergi untuk menyingkirkan pikiran negatif tersebut?
  • Jika Anda memiliki teman atau kerabat yang dapat Anda percayai dengan semua cerita Anda, apakah Anda akan mencoba meneleponnya jika Anda merasa tidak enak? Ini paling baik dilakukan untuk menghindari perasaan terisolasi
  • Apakah Anda pernah ke terapis? Apakah Anda memiliki kontak atau bagaimana Anda berkomunikasi. Anda harus memikirkan tentang membuat rencana untuk menghubungi terapis Anda

Apa saja yang harus dilakukan ketika Anda merasa ingin bunuh diri?

Inilah yang dapat Anda pikirkan untuk mengantisipasi saat pikiran gelap ini menghampiri Anda:

1. Berjanjilah untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menyakiti Anda

Pikiran untuk bunuh diri datang dan pergi. Kamu tidak bisa memprediksi kapan dia akan datang, yang penting kamu lakukan adalah tetap berpikir rasional, walaupun itu sulit. Hindari tindakan impulsif yang merusak Anda. Anda dapat berbicara dengan teman, keluarga dan terapis, membuat janji temu di depan mereka.

Baca:  7 Tanda Stres yang Sering Tidak Anda Sadari

2. Jaga keamanan diri Anda

Singkirkan barang-barang, obat-obatan, dan hal-hal lain yang dapat Anda gunakan untuk melukai diri sendiri saat pikiran impulsif muncul. Jika Anda memiliki pisau cukur di dekat Anda, yang terbaik adalah menjauhkan pisau cukur, letakkan di ruangan lain di rumah Anda. Teruslah berinteraksi dengan orang-orang agar Anda tidak terisolasi. Hindari juga mengonsumsi obat-obatan yang tidak diresepkan untuk Anda, dan alkohol. Keduanya, bisa berisiko kematian, meski tidak disengaja dan memang diinginkan.

3. Temukan seseorang untuk diajak bicara yang memahami Anda

Membicarakan kematian kepada orang lain itu tidak nyaman, Anda takut teman atau keluarga Anda akan menganggap Anda gila. Tetapi menyimpannya sendiri juga bisa berbahaya bagi Anda. Terkadang hanya dengan membicarakan apa yang Anda rasakan dapat membuat Anda lega dan dapat membantu Anda menghilangkan rasa sakit.

4. Tidur yang cukup

Kurang tidur dapat menyebabkan depresi, meningkatkan risiko pikiran untuk bunuh diri. Usahakan tidur delapan jam sehari. Namun, bila Anda merasa tidak punya tenaga untuk bangun dari tidur, coba paksakan diri Anda untuk melakukan sesuatu yang membuat Anda tetap aktif. Meskipun Anda mungkin enggan melakukan apa pun saat itu, diam akan memicu pikiran yang tidak diinginkan.

5. Latihan

Penelitian yang dikutip oleh Psychalive.org menunjukkan bahwa olahraga sama efektifnya dengan mengonsumsi antidepresan. Cobalah untuk melatih detak jantung Anda selama sekitar 20 menit sehari. Kemudian, rasakan emosi Anda berubah. Tidak perlu berat kalau tidak sempat, jalan kaki saja sudah cukup membuat tubuh memproduksi endorfin – hormon yang bisa mengurangi depresi.

6. Cobalah berpikir positif

Pikiran untuk bunuh diri datang dari banyak pikiran negatif yang menumpuk. Saatnya Anda menantang diri sendiri untuk berpikir lebih positif. Anda bisa melawan pikiran negatif dengan afirmasi positif, misalnya membuat dua kolom di atas kertas, kolom pertama untuk pikiran negatif, kolom kedua untuk pikiran positif. Tuliskan semua pikiran negatif yang datang saat itu, kemudian balas setiap butir pemikiran negatif tersebut dengan pikiran positif, misalnya:

  • Ubah pikiran Anda, "Saya merasa tidak bisa menjalani hidup, masalah ini terlalu besar," menjadi….
  • "Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, masalah serius ini harus berlalu."

7. Cintai diri sendiri

Mungkin Anda menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi pada Anda, tetapi itu tidak akan ada gunanya. Sesuatu telah terjadi, sebagai manusia kita tidak lepas dari kesalahan. Hal terpenting adalah mencintai diri sendiri sebagaimana Anda memperlakukan seorang teman baik. Bayangkan, ketika seorang teman mengatakan bahwa dia ingin bunuh diri, apa yang akan Anda lakukan?

Postingan 7 Langkah yang Harus Dilakukan Saat Hasrat Bunuh Diri Muncul pertama kali di Hello Sehat.