3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Teh merupakan minuman sehari-hari yang biasanya menemani aktivitas seseorang, dari menemani sarapan pagi hingga menjadi minuman untuk momen relaksasi Anda. Teh yang umum digunakan antara lain teh hitam (sachet yang dijual di pasaran), teh hijau yang kaya antioksidan, dan teh oolong.

Semua jenis teh pada dasarnya dibuat dari tanaman daun teh (camellia sinensis). Proses pembuatannya juga relatif sama yaitu daun teh dipetik, kemudian memasuki tahap layu daun. Setelah bertelur, daun teh mulai digiling dan teroksidasi. Teh yang telah dioksidasi kemudian dikeringkan dan teh baru dapat dikonsumsi.

Namun, tahukah Anda bahwa teh yang biasa Anda minum setiap hari mengandung kafein? Ya, secangkir teh yang Anda minum itu mengandung sekitar 55 miligram kafein. Kafein mengandung rasa pahit dari teh yang Anda minum.

Berapa banyak kafein dalam teh?

Apa itu kafein? Kafein merupakan zat alkaloid yang dapat ditemukan pada berbagai jenis tanaman kopi dan teh pada umumnya. Kafein memiliki fungsi sebagai zat perangsang bagi sistem saraf pusat. Kafein ini pada dasarnya dapat mencegah rasa kantuk di dalam tubuh. Meskipun sehat dan tidak dalam dosis yang berbahaya, teh yang mengandung kafein asli dapat memberikan efek relaksasi dan dapat meningkatkan konsentrasi Anda. Coba simak kandungan kafein pada jenis teh per cangkir di bawah ini.

  • Teh putih: 30-50 miligram
  • Teh hijau: 35-70 miligram
  • Teh oolong: 50 – 75 miligram
  • Teh hitam: 60 – 90 miligram

BACA JUGA: Waspadai Risiko Minum Teh Kombucha

Teh tanpa kafein yang bisa Anda konsumsi

Beberapa contoh teh di atas, kandungan kafeinnya cukup tinggi karena proses penyeduhannya hanya dilakukan satu kali. Bagi pecinta teh namun ingin menghindari kafein dalam teh, sebaiknya mengonsumsi teh herbal. Teh herbal adalah teh yang terbuat dari tumbuhan berkhasiat yang tidak mengandung kafein. Di bawah ini, ada beberapa teh herbal yang sering dikonsumsi dan tanpa kafein.

Baca:  6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

1. Teh kamomil

Teh ini merupakan jenis teh yang tidak mengandung kafein di dalamnya. Teh chamomile terbuat dari bunga chamomile kering. Teh kamomil memiliki efek yang baik untuk tubuh, yaitu membuat Anda tidur lebih nyenyak dan dapat menghilangkan rasa cemas yang ada pada Anda. Pusat layanan kesehatan University of Maryland di Amerika Serikat menyarankan cara membuat teh kamomil, dengan memasukkan 3 sendok teh bunga chamomile kering kemudian tuangkan airnya ke dalam cangkir, dan diamkan 15 menit. Teh siap dinikmati.

BACA JUGA: Teh Hijau vs Matcha, Apa Bedanya? Mana yang Lebih Sehat?

2. Teh yang terbuat dari daun mint

Tidak seperti teh yang dicampur dengan daun mint, teh herbal ini lebih banyak terdiri dari daun daun mint yang dikeringkan. Teh ini sama sekali tidak mengandung kafein. Daun mint yang diblender menjadi teh memiliki rasa yang segar dan sedikit manis untuk diminum. Teh herbal mint bermanfaat untuk meredakan sakit perut dan sesak nafas pada tubuh. Bagi ibu hamil dan penderita acid reflux, sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi teh herbal ini.

3. Teh jahe

Salah satu teh herbal ini menggunakan akar jahe sebagai bahan utamanya. Teh jahe ini secara alami tidak mengandung kafein yang berguna untuk meredakan mual dan sakit perut. Akar jahe bisa Anda dapatkan di supermarket atau toko herbal. Cara membuatnya adalah dengan memasukkan irisan jahe sebesar ruas jari, lalu disiram air panas dan diamkan beberapa menit. Setelah itu, teh siap dinikmati. Semoga berhasil!

BACA JUGA: 5 Efek Samping Jika Kita Terlalu Banyak Minum Teh

Postingan 3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein muncul pertama kali di Hello Sehat.